Breaking

BNI Kirim Bantuan ke Pengungsi Gempa NTT, ATM dan Mobile Banking Dipastikan Tetap Normal

RE
Senin, 17 Agustus 2026
BNI Kirim Bantuan ke Pengungsi Gempa NTT, ATM dan Mobile Banking Dipastikan Tetap Normal
Bantuan kemanusiaan dari BNI disalurkan kepada pengungsi gempa di NTT.

BALI — Gempa yang mengguncang sejumlah wilayah di NTT memaksa ribuan warga meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Di tengah situasi darurat itu, kebutuhan pokok seperti makanan, air bersih, dan selimut menjadi prioritas utama. BNI merespons dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke lokasi terdampak, memastikan para pengungsi mendapatkan pasokan dasar yang layak.

Keputusan ini diambil setelah tim BNI melakukan asesmen cepat di lapangan. Selain menyalurkan bantuan, bank pelat merah ini juga memeriksa kondisi infrastruktur perbankan di NTT pasca-gempa. Hasilnya, kantor cabang yang masih aman tetap beroperasi, sementara ATM dan layanan digital seperti mobile banking dipastikan berfungsi normal agar transaksi masyarakat tidak terganggu.

Layanan Perbankan Jadi Prioritas

BNI menegaskan bahwa kelancaran layanan keuangan di tengah bencana adalah hal yang krusial. Warga yang membutuhkan uang tunai untuk kebutuhan darurat tetap bisa bertransaksi melalui ATM yang tersebar di titik-titik yang tidak terdampak parah. Bagi nasabah yang berada di lokasi pengungsian, transaksi non-tunai melalui aplikasi BNI Mobile Banking juga tetap dapat diakses selama jaringan telekomunikasi tersedia.

Manajemen BNI bergerak cepat berkoordinasi dengan otoritas setempat dan tim tanggap darurat. Langkah ini ditempuh agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan bantuan dari pihak lain. Fokus utama tetap pada kebutuhan dasar pengungsi yang sering kali paling mendesak di hari-hari pertama pasca-bencana.

Komitmen di Tengah Bencana

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) BNI yang menyasar wilayah-wilayah rawan bencana di Indonesia. NTT sendiri merupakan salah satu provinsi yang kerap dilanda gempa, sehingga kesiapsiagaan logistik menjadi perhatian tersendiri bagi BNI.

Melalui bantuan ini, BNI berharap dapat meringankan beban warga yang tengah berjuang memulihkan kondisi setelah gempa. Perusahaan juga berkomitmen memulihkan seluruh layanan perbankan secara bertahap jika kondisi infrastruktur sudah memungkinkan. Bagi nasabah yang dokumen atau kartunya hilang akibat gempa, BNI menyiapkan prosedur penggantian yang lebih sederhana untuk mempercepat akses layanan.

Langkah BNI ini sejalan dengan praktik perbankan nasional lain yang kerap mengerahkan bantuan saat bencana melanda. Yang membedakan, BNI menekankan keberlanjutan layanan — bukan sekadar menyerahkan bantuan lalu pergi. Warga NTT yang menjadi nasabah BNI tidak perlu khawatir kehilangan akses ke uang mereka di tengah situasi sulit ini.

Sumber: finance.detik.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua